Rabu, 19 Juni 2013

Puisi tentang Gerimis dan Hujan



HUJAN 

Sudahkah kauhitung 
titik-titik hujan 
yang kukirimkan 
dalam dingin?

Juni 2013

DALAM DERAI HUJAN

Dalam derai hujan 
seperti ada yang pergi
membiarkan diri termangu
dipeluk kelu

Juni 2013

SETELAH HUJAN REDA

Setelah hujan reda
ke mana perginya
bayang-bayang kenang
yang berteduh di sini?

Juni 2013

SISA-SISA GERIMIS

sisa-sisa gerimis ini
kusimpan dalam tas
kalau kaumau
kan kubawakan untukmu

Juni 2013

ANDAI HUJAN DATANG LAGI 

andai hujan datang lagi
telah kusiapkan 
sehelai mantol
agar kata-kata untukmu
tidak menjadi basah
dan kedinginan

Juni 2013

KEMANA PERGINYA GERIMIS? 

ke mana perginya gerimis
yang tadi menyapaku di teras itu?
padahal aku masih rindu
mendengar suara renyainya

Juni 2013

GERIMIS BULAN JUNI

gerimis selalu saja datang
menyapa dan bercerita
tentang dingin, harapan
serta gelisah.
juga berkisah soal rindu
yang basah di jalanan

Juni 2013

SURAT GERIMIS

sudah kubaca
rindu yang kaukirim
dalam renyai gerimis

Juni 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar